Arbizz Space Jadi Pusat Baru UMKM Kukar, 58 Gerai Disiapkan

Admin
4 Okt 2026 12:32
3 menit membaca

MEMONESIA.COM, Tenggarong – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan ruang baru bagi pelaku UMKM untuk berjualan sekaligus mengembangkan aktivitas ekonomi dan kreativitas masyarakat. Fasilitas itu diwujudkan melalui Arbizz Space yang berada di kawasan Taman Pujasera.

Arbizz Space dan aplikasi Kukargo resmi diluncurkan Sabtu (3/10/2026). Keduanya disiapkan dengan fungsi berbeda, tetapi sama-sama diarahkan untuk memperluas ruang usaha dan pemasaran produk UMKM Kukar.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan Arbizz Space dipersembahkan sebagai wadah bagi pelaku UMKM lokal. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi ruang yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Ya, Alhamdulillah pada malam hari ini kita meresmikan peluncuran Arbizz Space dan Kukargo di area Taman Pujasera Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini kita persembahkan untuk UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Aulia.

Menurut Aulia, aktivitas di kawasan tersebut perlu terus dijaga agar pelaku UMKM mendapatkan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Kita harapkan suasana ramainya Arbizz Space ini bisa kita jaga di setiap malamnya atau di setiap sorenya, sehingga ini akan meningkatkan pendapatan UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.

Pelaku usaha yang mengisi Arbizz Space tidak hanya berasal dari Tenggarong. Sejumlah UMKM dari kecamatan lain juga ikut menempati gerai, salah satunya dari Kecamatan Kembang Janggut.

Pemkab Kukar juga membuka peluang pemanfaatan panggung di kawasan tersebut untuk kegiatan seni dan budaya. Pertunjukan tari maupun kegiatan kreatif lainnya dapat digelar untuk menambah aktivitas di Arbizz Space.

“Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi pusat warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis,” jelas Aulia.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar Muhammad Reza mengatakan Arbizz Space telah berjalan sekitar satu bulan sebelum diluncurkan secara resmi.

Total terdapat 58 gerai yang disiapkan untuk UMKM lokal Kukar. Seluruh gerai tersebut telah memiliki kontrak dengan pelaku usaha.

Namun, saat peluncuran berlangsung, baru 54 gerai yang sudah beroperasi. Empat gerai lainnya masih dalam proses perbaikan.

“Memang saat ini yang beroperasi ada 54 gerai, 4 gerai masih dalam tahap perbaikan gerai. Tadi kami laporkan kepada Pak Bupati, 58 gerai ini sudah diisi oleh UMKM lokal di Kutai Kartanegara,” kata Reza.

Selain ruang usaha secara fisik, Pemkab Kukar juga menyiapkan akses pemasaran melalui Kukargo. Aplikasi tersebut dikembangkan bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar sebagai etalase digital produk UMKM.

Kukargo diharapkan menjadi kanal tambahan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas, tidak hanya mengandalkan transaksi langsung di Arbizz Space.

Sementara itu, pengelolaan Arbizz Space diserahkan kepada pihak ketiga. Skema tersebut ditujukan untuk mendukung pengelolaan kegiatan serta berbagai acara pendukung di kawasan tersebut agar berjalan lebih efisien.

Produk makanan yang dijual di Arbizz Space juga tidak langsung dipasarkan begitu saja. Produk terlebih dahulu melalui proses kurasi untuk memastikan aspek keamanan konsumsi sebelum ditawarkan kepada masyarakat. (Adv/Ns)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x