Ilustrasi.BONTANG – Akun Instagram Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bontang kini menjadi kanal informasi yang jauh lebih aktif setelah dilakukan pembenahan konten dan strategi publikasi. Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas keterbukaan informasi layanan publik kepada warga.
Pengelolaan ulang akun tersebut dilakukan oleh Aisyah Kadir, Pranata Humas DPMPTSP Bontang, yang mulai memegang kendali sejak awal Oktober 2025. Ia menemukan bahwa sebelumnya Instagram MPP jarang diperbarui dan sebagian besar unggahan hanya berupa repost tanpa identitas visual yang mencerminkan keberagaman instansi dalam MPP.
Aisyah kemudian menata ulang strategi komunikasi digital MPP—mulai dari membuat template desain seragam, menyusun kalender konten, hingga memproduksi reels mengikuti tren media sosial agar layanan publik lebih mudah dijangkau warga.
“MPP memang dikelola oleh PTSP, tapi di dalamnya ada banyak bidang dan instansi,” ujarnya.
Perubahan tersebut langsung berdampak pada tingkat kunjungan. Dari yang awalnya hanya sekitar 170 kali, traffic naik tajam menjadi 25,4 ribu kunjungan.
“Setelah kita perbarui tampilannya dan mulai aktif posting, jumlah kunjungan naik jadi 25,4 ribu kali,” ungkapnya.
Menurut Aisyah, peningkatan ini menunjukkan bahwa publik mulai mengenal MPP dan kian tertarik mencari informasi seputar layanan yang tersedia. Meski jumlah pengikut masih ratusan, ia optimistis pertumbuhannya akan mengikuti konsistensi konten yang disajikan.
Ia menambahkan bahwa banyak warga sebelumnya belum mengetahui keberadaan MPP karena minimnya publikasi. Optimalisasi media sosial diharapkan dapat menjembatani kesenjangan informasi tersebut sehingga layanan MPP dapat diakses lebih mudah oleh masyarakat Bontang.
Tidak ada komentar