Mini MPP Kukar Disiapkan di 20 Kecamatan, Launching Desember 2026

Admin
7 Okt 2026 10:21
2 menit membaca

MEMONESIA.COM, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan Mini Mal Pelayanan Publik (MPP) di 20 kecamatan. Perangkat lunak dan operator mulai dipersiapkan sebelum seluruh layanan ditargetkan beroperasi Desember 2026.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar telah menyiapkan perangkat lunak untuk masing-masing kecamatan. Perangkat tersebut segera didistribusikan sekaligus diikuti pelatihan bagi operator pelayanan.

Kepala DPMPTSP Kukar Alfian Noor mengatakan perangkat Mini MPP untuk 20 kecamatan sudah tersedia.

“Unit-unitnya sekarang ini sudah kita adakan, itu khusus untuk perangkat lunaknya. Nah, ini akan segera kita kirim ke pihak kecamatan sekaligus melakukan pelatihan kepada operator-operator yang ada di kecamatan,” kata Alfian, Rabu (7/10/2026).

Pemkab Kukar menargetkan Mini MPP diluncurkan secara serentak pada Desember 2026. Peluncuran itu direncanakan bertepatan dengan peringatan hari jadi MPP Kukar yang keempat.

“Insya Allah bulan Desember kita akan launching pada saat ulang tahun MPP yang keempat. Itu sudah untuk 20 kecamatan, unitnya sudah untuk 20 kecamatan,” ujarnya.

Mini MPP nantinya ditempatkan di kantor kecamatan dengan menyediakan ruang khusus untuk pelayanan terpadu. Masyarakat tidak perlu mengakses sejumlah layanan secara terpisah ke perangkat daerah jika layanan tersebut sudah dapat diintegrasikan melalui Mini MPP.

Konsep tersebut merupakan arahan Bupati Kukar untuk mendekatkan akses pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di tingkat kecamatan.

“Perintah Pak Bupati itu bergabung saja di dalam kecamatan. Ada ruang khusus atau space khusus, nanti itu semuanya masuk di sana,” jelas Alfian.

Pengoperasian Mini MPP juga bergantung pada kesiapan infrastruktur digital. DPMPTSP Kukar berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk kebutuhan jaringan internet, aplikasi hingga server.

“Untuk masalah internet itu nanti ditangani langsung oleh Diskominfo. MPP kita sekarang memang ditangani oleh mereka. Aplikasi-aplikasi kami, server kami semuanya adanya di Diskominfo,” pungkasnya.

Dengan perangkat lunak mulai didistribusikan dan operator disiapkan, tahapan berikutnya diarahkan pada pelatihan serta kesiapan teknis sebelum Mini MPP diluncurkan di seluruh 20 kecamatan pada Desember 2026. (Adv/Ns)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x