BERITA

Mabes TNI di IKN Tahun Depan Bakal Dibangun, Panglima Lakukan Kunjungan Perdana

Mabes TNI di IKN Tahun Depan Bakal Dibangun, Panglima Lakukan Kunjungan Perdana
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melakukan kunjungan kerja perdananya ke wilayah IKN di Penajam Paser Utara - Kalimantan Timur, pada Kamis (19/1/2023). (Dok. Puspen TNI)

KALTIM – Sejak Kamis (19/1/2023) kemarin berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara. Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja perdana ke Kaltimantan Timur (Kaltim).

Tujuannya, melihat secara langsung progres pembangunan infrastruktur. Selain itu Panglima TNI juga meninjau lokasi pembangunan yang dipersiapkan sebagai markas besar (Mabes) TNI di Kawasan IKN nantinya.

“Kemarin (19/1/2023) kami sudah melihat lokasi yang sudah ditentukan untuk Mabes TNI. Nantinya akan dibangun Mabes AD, Mabes AU dan Mabes AL di dalam satu kompleks tersebut,” ungkap Panglima di Makodam IV Mulawarman kepada awak media.

Lanjut Yudo menerangkan, pembangunan Mabes TNI dilakukan di lahan seluas 240 hektare. Namun prosesnya akan dimulai pada tahun depan, mengingat pembangunan Istana Presiden dan Kemenko masih dalam tahap pengerjaan.

Advertisements

Menurutnya dengan luasan lahan tersebut dapat mengakomidasi keperluan TNI, baik itu Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara. Termasuk untuk kebutuhan perumahan staf dan personel TNI. “ Kemarin kami sudah mengecek lokasinya,” tandas Kepala Staf TNI AL.

Disamping pemeriksaan lokasi pembangunan Mabes TNI di IKN. Pihaknya juga tengah melakukan pemetaan terhadap potensi ancaman yang akan timbul pada seketor kelautan nantinya, sebab wilayah IKN berdekatan dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang dapat dilalui kepal berukuran besar.

“Tentunya di wilayah ini kita buat perimeter untuk ancaman kemanan darat, laut dan udara. Tentunya TNI berkewajiban melindungi ancaman dari luar, karena geografis kita kepulauan maka dekat dengan ALKI 2 yang kedalamannya memenuhi kapal selam untuk berlayar. Ini yang perlu kita antisipasi juga,” jabarnya.

Di sisi lain, Yudo juga meninjau Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II, yang rencananya akan dioptimalkan sebagai pengendali utama wilayah yang sesuai untuk operasi yang sifatnya gabungan. (red)

Comments

POPULER

To Top