Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Muhammad Aspiannur.BONTANG – Pemerintah Kota Bontang semakin serius mendorong kehadiran industri hilirisasi di daerah. Salah satu proyek yang kini menjadi fokus pengawalan adalah rencana pembangunan pabrik sabun berbasis turunan minyak kelapa sawit (CPO) oleh PT Energi Unggul Persada (EUP) di kawasan Bontang Lestari.
Tak hanya mengurus proses administrasi perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang juga turun langsung ke lapangan untuk meninjau kesiapan perusahaan sebelum memasuki tahap konstruksi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai evaluasi awal untuk memastikan perusahaan siap mengikuti seluruh ketentuan lingkungan, tata ruang, dan persyaratan teknis lainnya.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa proyek PT EUP memiliki nilai strategis bagi masa depan ekonomi kota. Menurutnya, hilirisasi CPO menjadi pabrik sabun merupakan investasi yang memberikan nilai tambah tinggi sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru.
“Investasi seperti ini bukan hanya meningkatkan nilai produk, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan memperkuat struktur industri daerah. Kami ingin memastikan semuanya berjalan lancar tanpa hambatan administratif,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Kamis (20/11/2025).
Dari hasil peninjauan lapangan, pemerintah melihat proyek PT EUP memiliki potensi kuat sebagai lokomotif hilirisasi di Bontang. Industri ini tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga berpotensi menciptakan rantai pasok baru yang dapat menarik industri turunan lainnya ke wilayah Bontang Lestari.
Aspiannur menambahkan, pemantauan lapangan dilakukan untuk memastikan setiap langkah perusahaan berjalan sejalan dengan regulasi, mulai dari persetujuan lingkungan, kesesuaian tata ruang, hingga rencana implementasi teknologi produksi.
“Pemantauan ini penting untuk memastikan kesiapan perusahaan selaras dengan regulasi dan rencana pembangunan. Kami ingin memastikan investasi berjalan tertib, terarah, dan memberi manfaat maksimal,” tegasnya.
DPMPTSP Bontang menegaskan komitmennya sebagai fasilitator investasi, yang memastikan seluruh proses berlangsung transparan, cepat, dan sesuai peraturan. Pemerintah berharap kehadiran pabrik sabun PT EUP nantinya menjadi contoh keberhasilan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Kami berharap pabrik sabun ini menjadi contoh bagaimana pemerintah dan investor dapat bersinergi untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tutupnya.
Tidak ada komentar