Infografis ilustrasi.BONTANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP yang berlangsung 6–16 April 2026. Fokus pengawasan tidak hanya pada jalannya ujian, tetapi juga pada dua hal paling vital dalam sistem daring, yakni kestabilan jaringan internet dan pasokan listrik.
Langkah antisipasi itu dilakukan sejak sebelum ujian dimulai. Disdikbud Bontang lebih dulu berkoordinasi dengan PLN dan Telkom untuk memastikan seluruh pelaksanaan TKA bisa berjalan tanpa gangguan teknis di sekolah-sekolah peserta.
Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Okto Arbianta Hutahean, mengatakan pelaksanaan hari pertama berlangsung lancar. Hingga awal ujian digelar, belum ada laporan gangguan yang menghambat peserta.
“Pelaksanaan sejauh ini berjalan lancar. Tidak ada laporan gangguan pada hari pertama,” ujar Okto, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, upaya pengamanan itu sudah disiapkan lebih awal. Disdikbud bahkan mengirim surat resmi ke PLN dan Telkom sejak 30 Maret 2026 agar dukungan listrik dan jaringan tetap terjaga selama masa ujian berlangsung.
Langkah itu dinilai penting karena seluruh rangkaian TKA dilaksanakan secara online. Artinya, kelancaran pelaksanaan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi yang digunakan sekolah.
Selain koordinasi dengan pihak luar, Disdikbud juga menggelar rapat teknis bersama proktor dan pengawas. Rapat itu dilakukan untuk memastikan kesiapan tiap sekolah, baik dari sisi perangkat maupun sistem pelaksanaan di lapangan.
Okto menyebut seluruh satuan pendidikan peserta TKA sejauh ini dinilai siap menjalankan ujian daring dengan dukungan sarana yang memadai.
Tidak ada komentar