Jalan Asa–Juaq Asa Mulus, Gubernur Kaltim: Sekarang Warga Melahirkan ke Rumah Sakit

Admin
4 Jul 2026 11:39
3 menit membaca

SENDAWAR – Perubahan besar dirasakan warga Kampung Asa dan Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) setelah rekonstruksi Jalan Poros Asa–Juaq Asa rampung. Jalan yang sebelumnya rusak kini mempermudah akses masyarakat menuju berbagai layanan, termasuk rumah sakit.

Hal itu terungkap saat Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meninjau langsung hasil rekonstruksi jalan tersebut bersama Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin, Sabtu (4/7/2026).

Dalam dialog dengan Kepala Kampung Asa, Imansyah, Gubernur menanyakan dampak pembangunan jalan terhadap kehidupan masyarakat. Jawaban yang diterima langsung menggambarkan perubahan yang dirasakan warga.

“Karena jalannya sudah bagus, melahirkan sekarang ke rumah sakit, Pak,” kata Imansyah.

Mendengar hal itu, Rudy Mas’ud mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya bertujuan memperbaiki sarana transportasi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, akses jalan yang layak membuat masyarakat lebih mudah menjangkau layanan kesehatan, pendidikan, hingga pusat-pusat ekonomi. Kemudahan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan infrastruktur.

Selain sektor kesehatan, Gubernur juga menilai perbaikan jalan akan memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat. Mayoritas warga di wilayah Asa dan Juaq Asa menggantungkan hidup dari sektor pertanian, terutama komoditas karet. Kawasan tersebut juga dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan kopi dan kakao.

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, biaya distribusi hasil pertanian dapat ditekan dan waktu tempuh menuju pasar menjadi lebih singkat. Kondisi itu diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendongkrak pendapatan petani.

Rudy berharap pembangunan infrastruktur di Kutai Barat dapat terus berlanjut seiring membaiknya kemampuan fiskal daerah. Menurutnya, masih ada sejumlah ruas jalan yang memerlukan peningkatan agar konektivitas antarkawasan semakin merata.

Sementara itu, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas dukungan pembangunan infrastruktur di Kutai Barat melalui bantuan keuangan daerah.

Ia menjelaskan, rekonstruksi Jalan Asa–Juaq Asa memiliki arti penting karena menjadi akses utama masyarakat menuju ibu kota kabupaten sekaligus penghubung antarwilayah.

“Jalan ini sangat strategis bagi aktivitas masyarakat. Dengan kondisi yang jauh lebih baik, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Rekonstruksi Jalan Asa–Juaq Asa dibangun menggunakan Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp6,8 miliar.

Panjang ruas yang direkonstruksi mencapai 2,032 kilometer menggunakan konstruksi rigid beton selebar lima meter dengan ketebalan 20 sentimeter, sehingga lebih kuat menopang lalu lintas masyarakat maupun kendaraan pengangkut hasil pertanian.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Kalimantan Timur Sarifah Suraidah Harum, Bupati Frederick Edwin, serta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. (Adv/Diskominfo Kubar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x