5 Kecelakaan Pesawat Terburuk di Indonesia

Admin
24 Jan 2021 03:34
3 menit membaca

Ilustrasi Kecelakaan Pesawat

MEMONESIA – Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 masih meninggalkan duka yang mendalam hingga saat ini. Pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak itu diperkirakan terjatuh di antara Pulau Laki dan Lancang.

Pesawat yang diproduksi pada tahun 1994 itu membawa total 62 orang penumpang yang terdiri atas 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, dan 12 kru pesawat.

Sejatinya, moda transportasi Pesawat merupakan transportasi dengan tingkat kecelakaan terkecil hingga saat ini. Namun, transportasi udara memiliki risiko paling tinggi jika terjadi kecelakaan.

Berikut daftar 5 kecelakaan pesawat terburuk yang pernah terjadi di Indonesia, berdasarkan dari jumlah korban yang dinyatakan meninggal dunia.

1. Garuda Indonesia Airbus A3000-B4 (1997)

Pesawat Garuda Indonesia Airbus A300-B4 jatuh dan terbakar di Desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 26 September 1997. Pesawat dengan nomor penerbangan GA 152 itu membawa 222 penumpang dan 12 awak pesawat.

Korban tidak hanya berasal dari warga dalam negeri, tetapi juga warga negara asing (WNA). Diketahui dua warga Inggris, satu warga Perancis, enam warga Malaysia, empat warga Jerman, dua warga Amerika Serikat, dan dua warga Kanada tewas dalam peristiwa ini.

Peristiwa yang menewaskan 234 orang itu merupakan kecelakaan pesawat terburuk di Indonesia. Hal ini dikarenakan tingginya angka korban yang meninggal.

2. Lion Air JT-610 (2018)

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 jatuh di area perairan Karawang, Jawa Barat, sesaat setelah terbang dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pangkal Pinang pada 29 Oktober 2018.

Pesawat jenis Lion Air Boeing 737 MAX tersebut dikemudikan Kapten Pilot berkebangsaan India, Bhavye Suneja yang berusia 31 tahun. Sementara kopilot adalah Harvino, warga negara Indonesia.

Sebanyak 189 orang menjadi korban yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, serta 5 kru.

3. Air Asia QZ8501 (2014)

Kecelakaan yang menimpa AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501. Pesawat yang terbang dari Juanda Surabaya menuju Changi Airport Singapura terjun ke perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak dengan air traffic control (ATC) pada pukul 07.24 waktu Singapura. Pesawat Airbus A320-200 dengan nomer registrasi PK-AXC mengangkut 154 penumpang dan 8 kru.

Berdasarkan hasil penyelidikan KNKT, pesawat sudah empat kali mengalami gangguan sebelum akhirnya jatuh. Tidak ada korban selamat dalam kejadian ini. Sebanyak 162 orang yang terdiri atas 154 penumpang dan delapan awak pesawat dinyatakan tewas.

4. Silk Air 185 (1997)

Tiga bulan setelah kecelakaan Garuda Indonesia di Buah Nabar, kecelakaan pesawat kembali terjadi.

Pesawat Silk Air dengan nomor penerbangan 185 terjatuh di Sungai Musi, Palembang, pada 19 Desember 1997. Akibat peristiwa itu, sebanyak 104 jiwa melayang.

Pesawat dengan rute Jakarta-Singapura ini terjatuh setelah pesawat secara mendadak menurunkan ketinggian terbang.

Setelah penyelidikan dilakukan, sang pilot diketahui melakukan bunuh diri dengan menjatuhkan pesawat yang dikemudikannya.

Pilot yang menerbangkan pesawat itu diketahui mengalami berbagai permasalahan terkait pekerjaan dan ekonomi.

5. Adam Air KI-574 (2007)

Pesawat Adam Air dengan nomor penerbangan KI 574 Surabaya-Manado jatuh di Selat Makassar pada 1 Januari 2007. Pesawat Boeing 737-400 buatan 1990 itu mengangkut 102 penumpang yang terdiri dari 96 penumpang dan 6 kru. Kotak hitam atau black box ditemukan di laut pada kedalaman 2000 meter pada 28 Agustus 2007.

Kecelakaan ini terjadi akibat cuaca buruk, kerusakan pada alat bantu sistem navigasi inersia (IRS), dan kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat. Hal ini disampaikan oleh KNKT setelah dilakukan penyelidikan.

Pada saat itu, pemerintah bahkan sempat mengadakan sayembara bagi siapa saja yang bisa menemukan di mana bangkai pesawat beserta penumpang yang ada di dalamnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

cuaca 898100156

cuaca 898100157

cuaca 898100158

cuaca 898100159

cuaca 898100160

cuaca 898100161

cuaca 898100162

cuaca 898100163

cuaca 898100164

cuaca 898100165

cuaca 898100166

cuaca 898100167

cuaca 898100168

cuaca 898100169

cuaca 898100170

cuaca 898100171

cuaca 898100172

cuaca 898100173

cuaca 898100174

cuaca 898100175

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

article 710000181

article 710000182

article 710000183

article 710000184

article 710000185

article 710000186

article 710000187

article 710000188

article 710000189

article 710000190

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

article 710000201

article 710000202

article 710000203

article 710000204

article 710000205

article 710000206

article 710000207

article 710000208

article 710000209

article 710000210

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

artikel 338000001

artikel 338000002

artikel 338000003

artikel 338000004

artikel 338000005

artikel 338000006

artikel 338000007

artikel 338000008

artikel 338000009

artikel 338000010

artikel 338000011

artikel 338000012

artikel 338000013

artikel 338000014

artikel 338000015

artikel 338000016

artikel 338000017

artikel 338000018

artikel 338000019

artikel 338000020

artikel 338000021

artikel 338000022

artikel 338000023

artikel 338000024

artikel 338000025

artikel 338000026

artikel 338000027

artikel 338000028

artikel 338000029

artikel 338000030

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

psda 438000110

news-1701