Susana rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 Tingkat Kaltim. (Foto: Istimewa)KUTAI TIMUR — Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah bersiap menyambut hajatan akbar tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 yang akan digelar 10 hari lagi.
Kutim yang ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ ke-45, tengah mematangkan konsep acara melalui rapat koordinasi lintas instansi yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kutim, Poniso Suryo Renggono, Senin (30/6/2025), di Ruang Arau, Kantor Bupati Kutim.
Bergagai instansi dilibatkan, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, DPMPTSP, Perumdam Tirta Tuah Benua, Dispora, Kominfo Staper, hingga perwakilan LPTQ Kaltim yang hadir melalui sambungan Zoom.
Pihak Event Organizer (EO) turut memaparkan rangkaian acara MTQ, mulai dari pawai ta’aruf yang akan menampilkan budaya dan seni lokal, pembukaan bazar UMKM untuk menggairahkan ekonomi masyarakat, hingga pelantikan dewan hakim yang akan menilai para peserta.
“Kita ingin MTQ ini bukan hanya sukses secara teknis, tapi juga berkesan bagi masyarakat dan para kafilah yang datang dari berbagai daerah,” ujar Poniso.
Dalam arahannya, Poniso meminta setiap instansi mengambil peran strategis. Dinas Pendidikan diminta menyiapkan fasilitas lomba dan penginapan peserta.
Sementara, Dishub akan mengatur lalu lintas selama kegiatan berlangsung, sementara Dinas Kesehatan menyiapkan layanan medis untuk mendukung keamanan dan kenyamanan acara.
Lanjut Poniso, DPMPTSP, Perumdam, Dispora, dan Kominfo juga mendapat tugas penting: mulai dari perizinan, penyediaan air bersih, dukungan kegiatan olahraga, hingga publikasi informasi MTQ ke masyarakat luas. Tim dari Prokopim dan bagian Perlengkapan Setkab akan memastikan semua kebutuhan teknis dan administrasi berjalan baik.
“Ini bukan tanggung jawab satu-dua instansi saja. MTQ ini milik kita bersama, dan hanya bisa sukses jika kita bekerja sama,” tegas Poniso.
Lebih lanjut, ia berharap penyelenggaraan MTQ di Kutim dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi antar daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Kutim ke tingkat provinsi.
“Dengan semangat kebersamaan, kita ingin MTQ kali ini jadi yang terbaik sepanjang sejarah penyelenggaraan di Kaltim,” tutupnya.
Tidak ada komentar