ADVERTORIAL

FKPM Api-Api Aktif Lakukan Patroli, Himbau Warga Hindari Kerumunan demi Virus Corona

TERUS BERGERAK: Aktivitas patroli di Kelurahan Api-Api rutin dilakukan. FKPM setempat membubarkan massa yang berkumpul. (istimewa)

BONTANG- Himbaun dan sosialisasi menghindari kerumunan massa terus digencarkan untuk menghindari penyebaran virus corona. Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, terus bergerak melakukan patroli ke tempat umum.

Selama belum meredahnya penyebaran Covid-19, kegiatan ini tetap dilakukan. Demi memutus mata rantai corona yang kini menjadi momok bagi masyarakat, khususnya di kota Bontang.

“Kami selalu aktif melakukan patroli. Karena ini menyangkut kesehatan warga,” ucap Sekertaris Lurah Api-Api Andi Yusrianto, Jumat (03/04).

Baca Juga : Ternyata, Pasien PDP Meninggal di Balikpapan Negatif Corona

Perkumpulan di wilayahnya yang bisa mengundang massa akan dibubarkan agar kembali ke rumah masing-masing. Himbauan pub terus digaungkan sesuai instruksi Pemerintah Kota Bontang dalam memberantas corona.

Sementara itu, Ketua FKPM Api-Api Doni Syaputra mengatakan setiap malamnya anggota FKPM bersama Bhabinkamtibmas maupun Bhabinsa standby dan melakukan patroli.

Baca Juga : Sumbang Cairan Disinfektan dan APD, Pemkot Bontang Apresiasi PT KNI

Tak jarang, masyarakat maupun anak muda yang melakukan aktivitas balapan liar, serta berkumpul di warung internet (warnet) terus ditemukan. Peringatan dan himbauan diberikan untuk membubarkan kerumunan.

“Selama virus ini belum meredah, kami tetap lakukan himbauan. Karena anak muda yang balapan liar masih sering juga ditemukan,” jelasnya.

Tak hanya di Api-Api, kegiatan serupa tentu dilakukan di seluruh wilayah Bontang. Bahkan, dalam patroli yang dilakukan Polres Bontang beberapa waktu lalu ditegaskan, jika warga yang bandel dan tidak mengindahkan himbauan pemerintah bisa ditindak dengan tegas.

Seluruh FKPM turut dikerahkan, tidak hanya malam hari namun siang hari dilakukan penyisiran titik-titik yang menjadi perkumpulan massa. (*)

.
Comments

POPULER

To Top