Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto.BONTANG – SMP Negeri 1 Bontang memperkuat seluruh lini pencegahan bullying dengan menajamkan pembinaan mental, pengawasan perilaku siswa, hingga keterlibatan aktif orang tua dalam setiap penanganan kasus.
Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto, menegaskan bahwa upaya ini menjadi prioritas utama mengingat dampak perundungan dapat mengganggu kondisi psikologis serta proses belajar siswa.
“Kami selalu mengingatkan soal bullying melalui pembinaan mental setiap Jumat bersama wali kelas. Untuk kelas 9, setiap pagi ada kegiatan salat duha yang sekaligus menjadi ruang penanaman nilai moral,” ujarnya Selasa (24/11/2025).
Selain pembinaan rutin, sekolah memanfaatkan momentum upacara bendera sebagai saluran pesan moral. Setiap pembina upacara diinstruksikan menyampaikan ajakan menjaga sikap, menghormati teman, dan menghindari segala bentuk kekerasan.
“Pada setiap upacara, kami selalu menitipkan pesan bahwa bullying dan kekerasan tidak boleh terjadi. Kami ingatkan terus agar siswa paham dampaknya,” imbuhnya.
Riyanto menegaskan bahwa jika muncul indikasi bullying, sekolah akan bergerak cepat. Tahap awal dilakukan dengan memanggil orang tua untuk menggali persoalan secara menyeluruh dan menentukan langkah penyelesaian terbaik.
“Kalaupun terjadi, tentu kami harus berkomunikasi dengan orang tua. Tidak bisa dibiarkan. Kami selesaikan dengan bijak, melihat dari berbagai sisi agar tidak ada pihak yang dirugikan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pemantauan tidak berhenti setelah kasus ditangani. Sekolah tetap memonitor kondisi korban maupun pelaku agar keduanya dapat kembali stabil dari sisi emosional.
Dengan jumlah 855 siswa yang terbagi dalam 25 rombongan belajar, SMPN 1 Bontang menghadapi tantangan tersendiri dalam pengawasan harian. Karena itu, penguatan karakter dan internalisasi nilai moral terus dikedepankan sebagai benteng utama mencegah perundungan.
“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman. Selain pembinaan, kami juga terus memperkuat komunikasi antara guru, wali kelas, dan orang tua,” tuturnya.
Tidak ada komentar