Plt Disdikbud Bontang, Saparudin. Foto: (Nur/Memonesia)BONTANG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Saparudin, mengungkapkan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai pengingat pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.
Hal tersebut disampaikannya dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tangga 20 Mei. Menurutnya, momen ini menyadarkan rakyat Indonesia akan pentingnya persatuan dan kesatuan.
“Maka dengan pendidikan, diharapkan para pelajar lebih giat lagi dalam belajar untuk mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Saparudin, Selasa (20/5/2025).
Selain itu, tanggal ini merujuk pada berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908, yang menjadi titik awal pergerakan nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Menurut Saparudin, peringatan ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, melainkan harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, guna memperkuat karakter, semangat kebangsaan, dan semangat belajar demi kemajuan Indonesia.
“Semangat kebangkitan harus terus ada dalam diri setiap pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya
Ia menekankan bahwa pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Saparudin menganjurkan para pelajar Bontang mengisi Hari Kebangkitan Nasional dengan berbagai kegiatan edukatif, untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. (Adv)
Tidak ada komentar