
BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan seluruh sekolah memberikan dispensasi belajar bagi siswa yang berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur 2025. Ajang tersebut berlangsung di Penajam Paser Utara (PPU) pada 15–28 November.
Tahun ini, Kota Taman mengirimkan 208 atlet pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA. Mereka diturunkan untuk berkompetisi di sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan mewakili Bontang.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa kebijakan dispensasi diberikan agar para atlet dapat fokus penuh selama bertanding, tanpa terganggu urusan akademik maupun administrasi sekolah.
“Anak-anak yang bertanding tentu membawa nama baik sekolah dan kota. Karena itu, sekolah kami minta memberi dispensasi penuh selama mereka mengikuti POPDA,” ungkapnya, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, setelah para atlet kembali ke Bontang, sekolah akan menyiapkan skema pembelajaran untuk membantu mereka mengejar ketertinggalan materi. Mekanisme ini, kata Safa, disesuaikan dengan kebijakan masing-masing sekolah, termasuk pengaturan ulang jadwal belajar atau pendampingan khusus dari guru mata pelajaran.
“Setiap sekolah punya cara sendiri dalam membantu siswa mengejar materi. Yang jelas, dukungan akademis maupun nonakademis tetap diberikan,” tambahnya.
Safa juga menyampaikan selamat kepada siswa yang terpilih sebagai bagian dari kontingen POPDA Bontang. Ia turut mengingatkan pentingnya sportivitas, kesehatan, serta sikap baik selama berada di lokasi pertandingan.
“Terus semangat meraih prestasi. Jangan cepat puas dan tetap jaga nama baik daerah,” pesannya.
Tidak ada komentar