
SANGATTA – Kontingen tinju Kutai Timur (Kutim) membuka langkah meyakinkan di arena POPDA Kaltim XVII 2025 di Alun-Alun Penyembolum, Penajam Paser Utara (PPU). Dua atletnya langsung mengamankan tiket babak krusial dan memantik optimisme perburuan medali emas bagi Kaltim timur.
Sebagai salah satu cabor unggulan Kaltim, tinju di bawah Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) kembali tampil garang. Kutim mengandalkan tujuh petinju muda—dua putri dan lima putra—yang turun bertanding sejak laga resmi dimulai Jumat (21/11/2025) sore, usai seremoni pembukaan.
Pelatih Pertina Kutim, Yustin, menegaskan skuadnya datang dengan persiapan matang.
“Berbagai persiapan seperti training center dan pertandingan telah diikuti oleh tim Pertina Kutim, baik open turnamen maupun kejuaraan nasional. Saat ini, tujuh atlet terbaik kami telah siap tampil di POPDA XVII Kaltim,” ungkapnya.
Tim putri Kutim turun di kelas 48 kg dan 50 kg, sementara tim putra mengisi kelas 46 kg, 51 kg, 54 kg, 57 kg, dan 60 kg. Pada hari pertama, lima atlet langsung bertanding malam hari. Mereka adalah Tiara (50 kg/semi final), Muhamad Soleh (46 kg/penyisihan), Irlan (51 kg/penyisihan), Stevano Koronka (54 kg/penyisihan), serta Charlandyan (60 kg/penyisihan).
Awal kompetisi langsung menghadirkan kabar baik. Natanel Warahuwena yang bermain di kelas 48 kg sukses menang dan mengamankan tempat di semi final. Sementara itu, Tiara tampil dominan di kelas 50 kg dan memastikan tiket final.
Dua hasil ini mengangkat kepercayaan diri tim bahwa peluang meraih emas sangat terbuka. Empat petinju lainnya masih menanti jadwal lanjutan untuk menembus semi final.
Pertandingan tinju POPDA akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Kontingen Kutim berharap lebih banyak atlet yang lolos dari babak penyisihan agar bisa memperkuat peluang mereka menjadi salah satu kekuatan baru Kaltim di arena olahraga pelajar.
Tidak ada komentar